Chill Coffee Poncokusumo, Tempat Ngopi Santai dengan Pemandangan Lembah yang Bikin Betah
Kalau lagi main ke kawasan Bromo lewat jalur Poncokusumo dan pengen cari tempat ngopi yang adem, tenang, sekaligus punya pemandangan hijau yang memanjakan mata, Chill Coffee bisa jadi salah satu pilihan yang wajib dicoba.
Berlokasi di Jl. Raya Gubugklakah, Gubugklakah, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, tempat ini menawarkan suasana yang jauh dari hiruk pikuk kota. Begitu datang, yang langsung terasa bukan cuma aroma kopi, tapi juga udara pegunungan yang sejuk dan pemandangan lembah hijau yang luar biasa.
Kesan Pertama Saat Datang
Kesan pertama saya waktu sampai di Chill Coffee cukup menarik. Dari depan memang terlihat sederhana dengan bangunan dominan warna putih bergaya minimalis modern. Tapi begitu masuk ke area dalam, ternyata tempatnya cukup luas dan punya view yang benar-benar bikin mata segar.
Jalan setapak batu, taman kecil, dan pepohonan di sekitar membuat suasana terasa nyaman sejak langkah pertama.
Suasana
Menurut saya, nilai jual utama Chill Coffee ada di suasananya.
Dari area duduk bagian dalam, pengunjung bisa langsung menikmati pemandangan lembah hijau yang membentang luas. Jendela kaca besar membuat view terasa sangat dekat tanpa terhalang apa pun.
Angin pegunungan yang sejuk, suara alam, dan suasana yang relatif tenang membuat tempat ini cocok untuk:
* Nongkrong santai
* Ngopi sambil kerja
* Kumpul keluarga
* Healing tipis-tipis dari ramainya kota
Kalau beruntung cuaca cerah, pemandangannya benar-benar cantik.
Desain Tempat
Desain Chill Coffee menggabungkan konsep modern minimalis dengan suasana alam.
Bangunan utama didominasi warna putih dan kaca besar sehingga terlihat bersih dan terang. Interiornya sederhana tanpa banyak dekorasi berlebihan.
Yang saya suka justru area jalannya. Ada taman kecil, tanaman hijau, serta beberapa pohon pakis raksasa yang membuat suasana terasa lebih alami.
Di salah satu sudut juga terdapat bangunan bergaya tradisional Jawa yang menambah kesan unik dibandingkan coffee shop pada umumnya.
Menu yang Saya Coba
Saat berkunjung saya mencoba beberapa menu, di antaranya:
* Kopi hitam tubruk original
* Kopi susu panas
* Minuman segar berwarna merah muda
* Rice bowl ayam
* Roti bakar
Untuk kopi hitamnya cukup nikmat dengan karakter yang ringan dan mudah dinikmati. Cocok untuk teman menikmati udara dingin khas pegunungan.
Rice bowl ayamnya juga cukup mengenyangkan dengan porsi yang pas. Sedangkan roti bakarnya cocok dijadikan camilan saat nongkrong.
Harga
Menurut saya harga di Chill Coffee masih cukup ramah di kantong.
Dari informasi yang tersedia, kisaran harga berada di sekitar Rp25.000 - Rp50.000 per orang.
Dengan suasana, view, dan fasilitas yang didapat, menurut saya harga tersebut masih tergolong wajar.
Pelayanan
Saat berkunjung, pelayanan yang saya rasakan cukup baik.
Proses pemesanan tidak terlalu lama dan staf juga melayani dengan ramah. Area cafe terlihat cukup bersih dan tertata rapi sehingga membuat pengunjung lebih nyaman.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Kalau menurut saya, waktu terbaik datang ke Chill Coffee adalah:
Pagi hari (08.00 - 11.00 WIB)
* Udara masih sangat segar
* View pegunungan biasanya lebih jelas
* Belum terlalu ramai
Sore hari (15.00 - 17.30 WIB)
* Cahaya matahari lebih lembut
* Cocok untuk santai sambil menikmati kopi
Sebaiknya hindari saat cuaca berkabut tebal jika tujuan utama ingin menikmati pemandangan lembah.
Hal yang Menarik
Beberapa hal yang paling menarik dari Chill Coffee menurut saya:
✅ Pemandangan lembah hijau yang luar biasa
✅ Udara pegunungan yang sejuk
✅ Bangunan minimalis yang fotogenik
✅ Banyak spot duduk nyaman menghadap langsung ke alam
✅ Cocok untuk keluarga maupun anak muda
✅ Harga masih cukup terjangkau
Kekurangan
Tidak ada tempat yang sempurna, begitu juga Chill Coffee.
Beberapa hal yang menurut saya bisa menjadi catatan:
* Saat cuaca berkabut, view bisa tertutup
* Akses menuju lokasi cukup jauh jika berangkat dari pusat Kota Malang
* Pilihan menu tidak terlalu banyak dibanding cafe besar di kota
* Saat akhir pekan kemungkinan lebih ramai
Namun kekurangan tersebut masih cukup wajar mengingat daya tarik utamanya memang suasana alam dan pemandangannya.
Kesimpulan Pribadi
Menurut saya, Chill Coffee bukan tipe coffee shop yang membuat orang datang hanya karena kopinya. Justru yang membuat tempat ini istimewa adalah kombinasi antara kopi, udara pegunungan, dan pemandangan alam yang sulit ditemukan di tengah kota.
Kalau kamu sedang berada di kawasan Gubugklakah atau dalam perjalanan menuju Bromo, tempat ini layak untuk disinggahi. Duduk santai sambil menikmati secangkir kopi dengan hamparan lembah hijau di depan mata rasanya cukup untuk membuat pikiran lebih rileks.
Bukan tempat yang mewah, tapi suasana dan view-nya berhasil membuat saya betah berlama-lama di sini.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar