Perbedaan Kopi Wine Process dan Anaerob Coffee, Ternyata Banyak yang Masih Salah Paham
Kopi Wine Process dan Anaerob Coffee sekarang memang lagi ramai dibahas di dunia specialty coffee. Banyak orang mengira keduanya itu sama, padahal sebenarnya berbeda meskipun masih saling berhubungan. Karena namanya sering dipakai barengan, akhirnya banyak penikmat kopi sampai seller kopi masih sering tertukar saat menjelaskan prosesnya.
Kalau dilihat sekilas memang karakter kedua kopi ini hampir mirip. Sama-sama punya aroma fruity, rasa fermentasi yang kuat, body lebih tebal, dan aftertaste yang unik. Tapi kalau dibahas lebih dalam, wine process dan anaerob sebenarnya punya arti yang berbeda.
Wine Process Lebih Mengarah ke Karakter Rasa Kopi
Wine process sebenarnya lebih dikenal sebagai karakter hasil fermentasi kopi yang menghasilkan rasa dan aroma mirip buah fermentasi atau wine. Jadi fokus utamanya ada pada rasa akhir yang muncul setelah proses fermentasi selesai dilakukan.
Biasanya kopi wine process punya ciri khas seperti:
- aroma buah yang lebih tajam
- rasa manis fermentasi
- ada sensasi seperti tape, anggur, berry, nanas, atau tropical fruit
- aftertaste lebih panjang
- body terasa lebih tebal
- kadang muncul aroma funky khas fermentasi
Karakter seperti ini muncul karena proses fermentasi pada cherry kopi dilakukan lebih lama dibanding kopi biasa. Saat fermentasi berlangsung, gula alami pada buah kopi akan diolah oleh mikroorganisme sehingga menghasilkan aroma dan rasa yang lebih kompleks.
Makanya banyak pecinta specialty coffee suka wine process karena rasanya terasa lebih unik dan tidak monoton seperti kopi biasa. Bahkan beberapa kopi wine process punya aroma yang sangat kuat sampai ketika bungkusnya dibuka aromanya langsung keluar.
Yang sering salah dipahami adalah banyak orang mengira wine process itu satu metode fermentasi tertentu. Padahal sebenarnya tidak selalu begitu. Wine process bisa dibuat menggunakan beberapa teknik fermentasi berbeda seperti:
- anaerob fermentation
- aerob fermentation
- natural fermentation
- carbonic maceration
Karena itu wine process lebih cocok disebut sebagai karakter rasa atau gaya hasil fermentasi kopi.
Anaerob Coffee Itu Teknik Fermentasi
Kalau anaerob coffee berbeda lagi. Anaerob lebih mengarah ke teknik fermentasi yang digunakan saat pengolahan kopi.
Anaerob sendiri berarti:
fermentasi tanpa oksigen.
Jadi saat proses fermentasi berlangsung, cherry kopi dimasukkan ke dalam wadah tertutup rapat supaya udara dari luar tidak masuk. Biasanya menggunakan:
- drum tertutup
- tangki fermentasi
- plastik vakum
- tabung khusus fermentasi
Tujuannya supaya fermentasi lebih stabil dan lebih mudah dikontrol. Dengan kondisi minim oksigen, mikroorganisme bekerja secara berbeda dibanding fermentasi biasa sehingga menghasilkan karakter rasa yang lebih clean dan kompleks.
Kopi anaerob biasanya memiliki karakter seperti:
- rasa lebih clean
- manis lebih keluar
- fruity lebih jelas
- acidity lebih terasa
- body lebih padat
- aroma lebih tajam
Makanya sekarang anaerob jadi salah satu proses yang cukup populer di dunia specialty coffee modern karena dianggap mampu menghasilkan rasa kopi yang lebih unik dibanding natural atau full wash biasa.
Kenapa Anaerob Sering Dikaitkan dengan Wine Process?
Karena kebanyakan kopi anaerob memang menghasilkan karakter rasa yang winey dan fruity. Akhirnya banyak orang langsung menyebut semua kopi anaerob sebagai wine coffee.
Padahal sebenarnya:
- tidak semua anaerob itu wine process
- dan tidak semua wine process harus memakai anaerob
Tetapi memang di dunia specialty coffee modern, banyak producer menggabungkan kedua proses tersebut supaya rasa kopi jadi lebih kompleks. Karena itu sekarang sering muncul istilah seperti:
- anaerob wine
- anaerob natural
- wine natural process
- anaerob honey
Istilah-istilah seperti ini yang akhirnya bikin banyak orang makin bingung membedakan keduanya.
Analogi Paling Gampang Biar Mudah Dipahami
Supaya lebih gampang dipahami, bayangin saja seperti memasak makanan.
- Anaerob itu cara memasaknya
- Wine process itu rasa akhir makanannya
Jadi walaupun menggunakan teknik anaerob, hasil akhirnya belum tentu selalu menjadi wine process. Semua tergantung bagaimana fermentasi dilakukan, berapa lama prosesnya, kondisi suhu, kualitas cherry kopi, sampai proses pengeringannya.
Kenapa Kopi Anaerob dan Wine Process Harganya Lebih Mahal?
Dibanding kopi biasa, proses seperti anaerob dan wine process memang lebih rumit. Risiko gagalnya juga jauh lebih tinggi.
Kalau fermentasi salah sedikit saja bisa menyebabkan:
- rasa terlalu asam
- over ferment
- aroma busuk
- vinegar berlebihan
- bahkan jamur
Karena itu producer harus benar-benar menjaga:
- suhu fermentasi
- kebersihan alat
- lama fermentasi
- kualitas cherry kopi
- proses pengeringan
Selain prosesnya lebih lama, produksi kopi seperti ini biasanya juga tidak sebanyak kopi biasa. Itulah kenapa harga kopi anaerob ataupun wine process sering lebih mahal di pasaran specialty coffee.
Kenapa Banyak Pecinta Kopi Menyukai Proses Ini?
Karena karakter rasanya berbeda dari kopi pada umumnya. Banyak penikmat specialty coffee suka mengeksplor rasa-rasa unik yang muncul dari fermentasi seperti:
- berry
- anggur
- nanas
- coklat fermentasi
- tropical fruit
- bahkan rasa seperti minuman wine
Sensasi inilah yang membuat kopi anaerob dan wine process sering dipakai dalam kompetisi barista ataupun pasar specialty coffee premium.
Meski begitu tidak semua orang langsung cocok dengan karakter rasanya. Ada yang suka karena unik dan kompleks, ada juga yang merasa rasa fermentasinya terlalu kuat. Jadi semuanya kembali ke selera masing-masing penikmat kopi.
Kesimpulan
Wine process dan anaerob coffee memang masih saling berhubungan, tetapi sebenarnya keduanya berbeda. Anaerob adalah teknik fermentasi tanpa oksigen, sedangkan wine process lebih mengarah pada karakter rasa hasil fermentasi kopi yang fruity dan mirip wine. Dalam dunia specialty coffee modern, kedua proses ini sering dipadukan untuk menghasilkan cita rasa kopi yang lebih unik, kompleks, dan memiliki karakter yang berbeda dari kopi biasa.
baca juga : Mengenal Kopi Wine Process, Kopi Unik dengan Aroma Buah Fermentasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar